Pidato yang isinya menggambarkan suatu keadaan atau peristiwa

Diposting pada

Pertanyaan :


Pidato yang isinya menggambarkan suatu keadaan atau peristiwa

Jawaban :

Contoh pidato lengkap tentang remaja dan pendidikan akhlak dan budi pekerti 

Assalamalaikum Wr. Wb.

Bapak/Ibu/Saudara dan Saudari yang saya hormati, pertama dan utama marilah kita panjatkan puji serta syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan hidayah-Nya kita bisa hadir dan berkumpul ditempat ini.

Kepada panita penyelenggara saya ucapkan terimakasih yang tak terhingga atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk berbicara dan menyampaikan sebuah pidato tentang betapa pentingnya membangun sebuah akhlak budi pekerti di dalam diri kita.

Bapak/Ibu/Saudara dan Saudari yang saya cintai.

Dalam proses kehidupan seorang anak manusia, hal yang menjadi dasar adalah proses pendidikan. Pendidikan bukan hanya berupa pendidikan ilmu pengetahuan dan teknologi saja, namun yang tidak kalah pentingnya pendidikan agama, akhlak dan budi pekerti.

Pintar dalam ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak diikuti dengan ilmu agama, akhlak dan budi pekerti akan membuat seseorang bertindak tanpa memikirkan akibat yang akan diterimanya di alam akhirat nanti. Sehingga banyak kita dengar pejabat yang melakukan Kolusi Korupsi dan Nepotisme, kasus-kasus yang bertentangan dengan moral dan akhlak dalam beragama, perselingkuhan, sek bebas, narkoba dan lain-lain yang bisa membawa seseorang ke jurang kehancuran.

Saudara-saudaraku khususnya generasi muda, sebagai generasi penerus bangsa sudah selayaknya kita bekerja keras untuk menimba ilmu pengetahuan dan teknologi serta ilmu agama yang akan membentuk akhlak yang baik. Beberapa tahun kedepan kalianlah yang akan menggantikan para pemimpin di negeri ini, dengan bekal ilmu dan akhlak yang mulia Insya Allah negeri kita akan menjadi negeri yang baldatun thoyyibatun wa robuun ghofuur, negeri yang aman penuh ampunan Tuhan. 

Belajar tidak mengenal usia, latar belakang dan tempat. Dimana saja, kapan saja dan siapa saja wajib untuk belajar dan menuntut ilmu. Jangan sampai kita menjadi generasi yang hanya menjadi pelayan karena kebodohan kita, tapi jadilah generasi yang akan memimpin semua sektor kehidupan berbangsa dan bernegara. Sekali lagi belajar, belajar dan belajarlah semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbingannya kepada kita bersama. Aamin.

Demikianlah pidato singkat yang dapat saya sampaikan, atas segala kekurangannya saya mohon maaf karena yang benar semata-mata datang dari Allah dan yang salah adalah karena kebodohan saya sendiri.

Akhirul kalam Wabilahit taufiq wal hidayah, Wassalamalaikum Wr. Wb.