mengapa pada saat titrasi asam lemah dengan basa kuat di pergunakan indikator fenoltalein, indikator yang sama seperti saat melakukan titrasi asam kuat demgan baaa kuat?

Diposting pada

Pertanyaan :


mengapa pada saat titrasi asam lemah dengan basa kuat di pergunakan indikator fenoltalein, indikator yang sama seperti saat melakukan titrasi asam kuat demgan baaa kuat?

Jawaban :

Fenolftalein dijadikan indokator karena dapat berubah warna ketika ditetesi asam maupun basa. saat titrasi asam kuat dan basa kuat dapat digunakan indikator seperti bromtimol biru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.