Kisah Nabi Muhammad dari lahir sampai wafat

Diposting pada

Pertanyaan :


Kisah Nabi Muhammad dari lahir sampai wafat

Jawaban :

Kisah Nabi Muhammad SAW mengandung banyak pengajaran yang bisa dijadikan teladan untuk buah hati. Selain perjuangan beliau dalam menyebarkan agama Islam, Parents juga perlu meneladani kisah hidupnya yang penuh cobaan namun tetap dijalani beliau dengan sabar.

Nabi Muhammad SAW lahir dari pasangan Abdullah bin Abdul Muthalib dan Aminah binti Wahab. Sayangnya, ayah beliau Abdullah meninggal ketika Nabi Muhammad masih berada dalam kandungan sang ibu. Jadi, dia telah menjadi yatim bahkan sebelum dilahirkan.

Pada tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah, Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Bertepatan dengan hari Senin, 20 April tahun 571 Masehi. Sesuai adat setempat, Nabi Muhammad dititipkan kepada Halimatussa’diah untuk disusui dan dibesarkan bersama anak-anak Halimah.

Setelah itu, Muhammad kecil diasuh oleh kakeknya Abdul Muthalib. Hingga dua tahun kemudian sang kakek juga meninggal. Maka Nabi Muhammad yang baru berusia 8 tahun tersebut, ikut pamannya yang bernama Abu Thalib.

Abu Thalib bukanlah orang kaya, sehingga untuk membantu pamannya, Muhammad cilik ikut menggembala hewan ternak. Dan ketika sudah cukup dewasa, dia ikut berdagang bersama pamannya dengan mengambil barang dagangan dari seorang janda kaya bernama Siti Khadijah binti Khuwailid

SAAT BESAR

Nabi Muhammad menerima wahyu pertama ketika sedang berkhalwat di Gua Hira. Malaikat Jibril datang dan memberinya wahyu berupa surat Al ‘Alaq ayat 1-5. Hari itu bertepatan dengan tanggal 17 bulan Ramadan. Yang kini diperingati sebagai malam Nuzulul Qur’an, atau malam turunnya Al Qur’an.

Setelah menerima wahyu, Nabi Muhammad berjuang menyebarkan agama Islam. Berbagai tantangan dan cobaan ia hadapi dengan tegar, demi menyebarkan Tauhid. Khadijah setia mendampingi beliau, dan menjadi orang pertama yang mengimani kerasulan Nabi Muhammad SAW.