gerak brown terjadi karena

Diposting pada

Kunci Jawaban gerak brown terjadi karena
Kami mempunyai 1 jawaban mengenai gerak brown terjadi karena. Silakan baca jawaban selanjutnya di bawah ini:

Jawaban: #1:
Mata pelajaran : Kimia
Kelas : XI SMA
Kategori : Dispersi Koloid
Kode kategori berdasarkan kurikulum KTSP : 11.7.10
Kata kunci : Sifat-sifat koloid, gerak Brown

Jawaban :
Gerak Brown adalah gerak acak atau gerak zig zag yang berlangsung terus menerus karena partikel terdispersi atau partikel terlarut bertumbukan dengan medium pendispersinya atau pelarutnya. Gerak Brown hanya dapat diamati dengan bantuan mikroskop ultra.

Pembahasan :
Koloid adalah salah satu campuran yang sekilas tampak homogen tetapi jika dilihat dengan bantuan mikroskop terdiri dari dua fase yaitu fase terdispersi dan medium pendispersi. Ukuran partikel koloid berkisar antara 10^-7 – 10^-5 cm. Koloid dalam kehidupan sehari-hari seperti susu, santan, tinta, buih, mayonaise dan lain-lain.

Suatu campuran dikatakan koloid jika mempunyai sifat-sifat antara lain :
1. Efek Tyndall
Efek Tyndall dapat diamati ketika suatu partikel koloid dilewatkan seberkas sinar maka berkas sinar yang dihamburkan oleh partikel terdispersi. Efek Tyndall yang dapat ditemukan di sekitar kita yaitu sorot lampu kendaraan pada malam hari di jalanan berkabut, sorot lampu proyektor di gedung bioskop dll.

2. Gerak Brown
Gerak Brown adalah gerak acak atau gerak zig zag yang berlangsung secara terus menerus. Gerak Brown terjadi akibat tumbukan antara partikel terdispersi dengan medium pendispersinya. Gerak Brown berlangsung semakin cepat apabila suhu semakin tinggi karena energi kinetik untuk bertumbukan semakin besar. Gerak Brown dalam sistem koloid menyebabkan partikel koloid tersebar merata dalam medium pendispersinya dan tidak memisah meskipun didiamkan (stabil).

3. Koagulasi
Proses penggumpalan atau pengendapan partikel koloid akibat pemanasan atau pendinginan disebut koagulasi. Proses koagulasi banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari misalnya proses penjernihan air dengan menambahkan tawas. Selain itu, pada industri pengolahan karet (lateks) biasanya ditambahkan cuka.

4. Adsorpsi
Proses penyerapan suatu zat di permukaan zat lain akibat gaya tarik antara molekul terlarut dengan pelarutnya disebut dengan adsorpsi. Contoh pemanfaatan dalam kehidupan sehari-hari adalah penggunaan norit sebagai obat cuci perut. Selain itu pada proses pemutihan gula pasir dari air tebu yang ditambahkan tanah diatome.